Pendaki asal Solo dan Bali Tersesat di Gunung Krincing Bondowoso, Korban Kirim Pesan Kehabisan Bekal

Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:31 WIB
Gunung Kerincing di Bondowoso Jawa Timur
Gunung Kerincing di Bondowoso Jawa Timur

BONDOWOSO, RIWARA.id – Tiga pendaki asal Solo dan Bali dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Krincing di kawasan Pegunungan Argopuro, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Para survivor sempat mengirimkan pesan darurat untuk meminta bantuan setelah persediaan logistik habis dan penerangan mereka juga terkendala.

Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, turun langsung ke lapangan untuk memantau proses pencarian dan pemetaan jalur evakuasi.

Kronologi Pendaki Tersesat di Gunung Krincing

Menurut penuturan AKBP Aryo Dwi Wibowo, rombongan tersebut awalnya berjumlah empat orang yang memulai pendakian sejak dua hari lalu. Namun di tengah perjalanan, satu pendaki lokal asal Kecamatan Grujugan memutuskan untuk turun lebih awal akibat mengalami cedera fisik.

"Satu orang kembali lebih dulu karena cedera. Sehingga tiga rekannya, dua orang asal Bali dan satu orang asal Solo, melanjutkan perjalanan dan kini masih bertahan di atas," jelas Aryo.

Situasi memburuk ketika ketiga pendaki yang bertahan mengalami kendala kehabisan bekal makanan serta peralatan penerangan. Mereka kemudian menghubungi rekan yang sudah turun untuk meminta bantuan. Informasi tersebut segera diteruskan ke BPBD dan pihak kepolisian setempat.

Operasi Penyelamatan dan Evakuasi Tim Gabungan

Menanggapi laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD, relawan pencari, serta masyarakat lokal langsung dikerahkan menuju titik koordinat terakhir yang dilaporkan para pendaki.

"Hari ini kami melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap ketiga pendaki di Gunung Krincing. Diupayakan tim SAR gabungan sudah bisa mencapai lokasi survivor sebelum malam," tegasnya.

Meski dilaporkan kehabisan bekal, kondisi ketiga pendaki dipastikan masih mampu bertahan hidup (survive). Tim penyelamat bergerak cepat untuk menyuplai bantuan medis dan bahan pangan di lokasi.

Imbauan Keselamatan Pendakian

Menyikapi insiden ini, Kapolres Bondowoso mengimbau para pecinta alam dan masyarakat umum untuk mengutamakan keselamatan sebelum melakukan aktivitas pendakian gunung.

"Kami mengimbau siapa saja yang hendak mendaki agar mempersiapkan segala kebutuhan secara matang, mulai dari kelengkapan sarana, stamina, hingga cadangan logistik. Pastikan juga melapor ke pos resmi dan memilih rute pendakian umum yang lazim digunakan," pungkas Aryo

Mengenal Gunung Krincing

Gunung Krincing terletak di bagian barat Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Berdasarkan data peta, gunung ini juga bersinggungan atau berbatasan dengan wilayah Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Gunung Krincing merupakan salah satu puncak di jajaran Pegunungan Hyang (Argopuro) yang terletak di wilayah barat Kabupaten Bondowoso. Gunung ini sering disebut sebagai "Atap Bondowoso Barat" dan berada di kawasan yang sama dengan Gunung Piramid, Gunung Salak (Bondowoso), dan Gunung Saeng.

Gunung ini sering disebut sebagai "Atap Bondowoso Barat" karena posisinya yang menjulang di sisi barat kabupaten Bondowoso.

Meskipun informasinya lebih sedikit dibandingkan gunung populer di sekitarnya seperti Gunung Piramid, Gunung Saeng, Gunung Gulgulan atau Argopuro, Gunu ng Krincing dikenal memiliki medan yang masih sangat alami dan jarang terjamah oleh pendaki umum

Secara administratif, wilayah Bondowoso Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.748 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dikenal sebagai salah satu area yang memiliki medan menantang serta vegetasi alami yang masih sangat asri. di mana Gunung Krincing berdiri bersama puncak lainnya seperti Gunung Kilap di bagian barat.

Lantaran lokasinya yang berada di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, jalur di sekitarnya cenderung rimbun, hijau, dan memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. ***

Jalur pendakian Gunung Krincing Bondowoso memakan korban tersesat. Cek kronologi, kondisi survivor, dan update proses evakuasi tim gabungan.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories